Setelah 2 tahun lamanya aku nggak nulis blog, aku cukup merasa malu dengan apa yang sudah kutulis hahahaha >< gaya2 alay young adult umur 21 tahun yang kecampur-campur sama bahasa anak abege yang sok centil *yang akhirnya saya musnahkan semua postingan saya aahahah*. Sudah dari beberapa bulan lalu rasanya pengen banget nulis lagi. kenapa dan apa tujuanku menulis? Sebenarnya sepele, aku ingin berbagi aja tentang item-item yang aku pakai di bidang skincare sama make up. Kebetulan sekali 1,5 tahun kemarin aku sempat berhenti menulis juga dibarengin sama mukaku yang kena breakout karena salah pilih skincare huhuhu T^T maka dari itu aku ingin berbagi untuk meminilasir korban-korban berjatuhan karena salah skincare hahahah *sok banget deh*
sekitar 1,5 tahun lalu saya mengalami jerawat super parah. Waktu itu 5 bulan setelah awal-awalnya saya mulai menyukai skincare. Dan kebetulan juga saya join disalah satu MLM O sebagai member karena tergiur potongan harga dan warna2 lipstik dan nail polish yang unyu-unyu sekali. Bukan karena produknya yang salah tetapi sayalah yang melakukan kesalahan karena memilih produk tanpa dasar skincare atau googling terlebih dahulu. Saya yang tomboy kala itu sama sekali nggak mengetahu hubungan antara jenis kulit dan jenis skincare harus berbanding lurus agar tidak terjadi kerusakan wajah asal comot 1 set skincare untuk day cream dan night cream beserta 1 buah eye cream yang kebetulan sedang diskon *maklum kantong saya sedang cekak banget kala itu heheheh*
Saya menggunakan seri Eco yang based nya natural dari tumbuhan jadi alami begitu. Dan betapa terbelakangnya saya urusan soal kulit bukannya bersih mulus sesuai yang saya inginkan tapi jerawat bermunculan dimana-mana. Hampir tidak ada bagian yang tidak ada jerawatnya. *sayang sekali foto yang saya punya hanya foto 3 bulanan terakhir sebelum jerawat saya musnah. itupun setelah perjuangan panjang saya selama kurang lebih 1 tahun sampai menemukan produk holy grail saya untuk membasmi breakout, akan saya post nanti foto tersebut. kondisi wajah saya kurang lebih saya di foto bagian pertama selama 1 tahun tanpa ada perubahan. back to...* Kesalahan yang saya lakukan adalah jenis kulit saya kala itu oily combination dan cukup parah oilynya dibeberapa bagian, sedangkan ecobeauty set adalah produk yang lebih tepat untuk dryskin atau kulit kering. Kenapa saya menyimpulkan demikian? karena setelah menggunakan cream tersebut wajah saya semakin greasy, berat dan berminyak. Tapi karena kepolosan saya yang belum memahami bahwa itu tanda kalau saya ngga cocok, saya tetap menggunakannya sampai habis. Hingga saat jerawat mulai membuka pemukiman. Saya tetap menghabiskan krim tersebut dengan tenangnya. Setelah krim siang dan malam habis tak bersisa kulit saya makin menjadi-jadi. Mungkin developer perumahan jerawat mulai merasa bahwa muka saya adalah area yang sangat nyaman T^T. Ditambah dengan munculnya milia kecil dibawah mata sebelah kiri *sekarang sudah hilang, mendadak isinya seperti whitehead lepas dengan sendirinya saat saya menggunakan krim mata jenis lain*
Sedih rasanya mengingat semua itu, mulai dari jerawat kecil berisi air, jerawat whitehead yang berisi wijen saat dipencet, jerawat medium yang berwarna merah tanpa isi, jerawat besar bernanah daaannn jerawat mendem besar tanpa isi yang sakit saat tersentuh. Siksaan demi siksaan untungnya sang pacar masih setia *ups curcol* tapi saya malah malu sendiri didepan dia. Lalu apakah saya diam saja dan pasrah? NGGAK... saya nggak sertamerta diam tanpa melakukan apa-apa melihat kondisi para jerawat hidup bahagia diwajah saya. Saya mulai tergiur iklan tivi yang menjanjikan kulit sehat lalu membeli produk2 yang tersedia di supermarket. Apapun asal dengan tulisan acne akan saya comot bawa pulang.
- Mulai dari Mustika ratu masker jerawat belerang yang perih dan dingin-dingin mint saat dioleskan.
- Masih Mustika ratu masker jerawat tapi kali ini yang pegagan.
- Ponds acne gel.
- Ponds Facewash acne.
- Clean and clear.
- Sabun JF sulfur.
- Garnier facewash orens khusus jerawat.
- Produk jerawat oriflame (entahlah apa itu namanya, produk packaging biru untuk teenagers).
- Dan puluhan produk lainnya, saya lupa karena terlalu banyak yang saya coba selama 1 tahun yang kelam itu. Bahkan saya mulai mencurigai apapun yang masuk ke mulut saya. karena saya memiliki alergi terhadap makanan-makanan tertentu.
- Saya mulai browsing tentang apa saja makanan yang menimbulkan jerawat, saya menghindari makanan favorit saya yaitu sambar T^T.
- Saya ke dokter dan saya mendapatkan obat alergi juga masih belum mampu mengurangi jerawat saya.
- Bahkan saya hampir saja tergoda ingin masuk klinik kecantikan. Yang membuat saya bertahan adalah efek menggunakan produk dokter yang desas desusnya terlalu harsh untuk kulit. karena beberapa teman langsung mulus dalam 1-2 bulan. Hati kecil saya meragukan kalo kulit saya bisa bertahan mulusnya setelah saya melepas krim klinik kecantikan, karena jujur saya kurang berminat dengan produk klinik kecantikan.
Sampai akhirnya saya mulai browsing kembali mengenai skincare, apa itu skincare? dan tertarik dengan gaya perawatan skincare korea yang berlayer-layer, yang menurut saya aneh. Karena dinegara saya perawatan kulit hanya ada 2 step membersihkan wajah dan krim wajah. Saya sedikit kebingungan diawalnya karena korea skincare memiliki 7-10 step setiap pagi dan malamnya. saya membayangkan, mungkinkah saya memiliki waktu untuk itu? dan saya terus memperdalam ilmu saya mengenai perawatan kulit. Saya membaca ratusan review blogger mengenai produk2 tertentu dan step2nya dalam mengoleskan produk itu mulai dari toner, first essence, serum, emulsion, cream. belum lagi mengenai soal masker, peeling, scrubbing. Hal-hal tersebut mengguncang dunia saya. Yang pertama, saya nggak mempunyai bugdet sebanyak itu untuk langsung membeli semuanya dan yang kedua saya masih kebingungan mencari skincare sesuai jenis kulit saya. Dan dari apa yang saya dapatkan, skincare yang baik itu memberi efek dalam jangka waktu panjang karena kulit kita beregenerasi setiap 28 hari sekali. Yang artinya untuk sel-sel baru yang tumbuh butuh waktu sekitar 4 minggu menggantikan sel-sel kulit sekarang yang sudah mulai menua dan mati. Sel-sel baru ini akan lebih segar dan sehat KALAU kita tahu bagaimana membuat sel kulit baru tersebut tumbuh dengan pas.
Saya mulai mengumpulkan uang untuk membeli essence, serum dan krim tapi kali ini saya berusaha untuk sesuai jenis kulit saya. Sayangnya saya bukan tipe sabar dalam hal menunggu, hingga dari seller-seller item korea inilah saya mengenal Gernetic. Gernetic adalah produk perancis yang kabarnya untuk penyakit sejenis dengan jerawat tetapi yang versis horornya. Harganya cukup mahal dan jenisnya bermacam-macam. Untunglah seller penjualnya sangaat ramah. Saya diberi penjelasan produk-produknya dan diberi kebebasan untuk memilih apakah saya perlu membeli setnya atau hanya sebagian saja. Dan saya memutuskan untuk membeli Gernetic immuno dan cytobi. untuk jerawat saya dan bekas jerawat saya. dan voilaa... hasil perjuangan saya setelah 1 tahun terombang ambing dengan skincare dapat terselesaikan dalam waktu kurang lebih 2-3 bulan. Loh kan sama kayak skincare klinik? 2-3 bulan sembuh. Gernetic sama sekali ngga membuat kulit ketergantuangan, dan sejauh yang saya tahu krim klinik sebagian besar selalu membuat ketergantungan dimana saat kita berhenti menggunakannya akan kembali lagi sipenyakit tadi.
![]() |
| maapkan kualitas fotonya hanya menggunakan kamera asus zenfone 4. tapi foto ini tanpa editan apapun. |
Ini adalah foto saya sekitar 4-7 bulan lalu, antara foto yang pertama sampai foto ketiga membutuhkan waktu antara 2-3 bulan. dan saya waktu itu menggunakan skincare campuran antara lokal dan korea.
- Facemilk viva cucumber, Pixy Cleansing water (untuk menghapuskan bb cream)
- Face wash balik lagi pakai JF Sulfur dan Cetaphil secara bergantian. Kadang2 pakai Garnier (sampai saya tahu ternyata saya alergi lemon, setiap memakai skincare dengan lemon extract selalu muncul jerawat baru yang besar) Sabun Holly Hijau (efek review katanya oke buat jerawat, super kering) Sabun Asepso Hijau, Biore, Nivea atau facewash apapun dengan tema acne saya beli kala itu, hingga saya merasa ada perbaikan saat saya rutin menggunakan Cetaphil. It is my super Holy Grail, consnya : mahalnya ga ketulungan untuk kantong saya. saya merasa Cetaphillah yg membersihkan komedo saya!! kenapa? karena pada saat saya berganti facewash komedo menumpuk dengan indahnya TT^TT
- Toner cucumber dari viva greentea untuk ritual bebersih saya waktu itu.
- Starting Treatment essence dari Secret Key
- Multi Cell Night repair serum (malam)
- Snail + EGF Emulsion dari Secret Key
- Snail + EGF Gel Cream dari Secret Key
- Untuk jerawatnya saya pakai gernetic immuno dan cytobi (sempet purging di bulan pertama lalu saya lanjutkan dengan tekat harus sembuh hehehe) lalu lanjut perawatan menggunakan Benzolac 2,5% (saya sempat mencoba mediklin, obat bisul dan obat2 jerawat lainnya kecuali treti karena saya ngga berminat untuk purging lebih parah dengan treti. Tapi yang sampai sekarang terus saya repurchase hanya Benzolac)
- Sunblock untuk siang hari
- Dan berbagai macam masker saya lakukan mulai dari DIY maupun membeli langsung di toko, Scrubbing juga seminggu sekali (walaupun katanya berjerawat lebih baik jangan scrubbing atau peeling, tapi otak dan hati saya berkata lain. Kalaupun jerawat saya ngga kunjung sembuh dalam waktu berbulan-bulan bagaimana nasib sel kulit mati saya yg menumpuk kalau tidak dihilangkan? skincare yang saya pakai akan sia-sia saja karena hanya akan diserap sel kulit mati sedangkan sel sehat saya yang membutuhkan skincare tidak mendapat nutrisi sama sekali bukan? cukup berhati-hati saja dibagian berjerawat yg meradang agar tidak semakin parah)
Perjuangan saya tidak sia-sia, ratusan ribu yang saya keluarkanpun tetap bertahan sampai sekarang. Keadaan kulit saya kini jauh lebih baik, bukan berarti saya berhenti memperdalam ilmu saya soal skincare. hingga saat ini saya masih rajin membaca blog milik blogger lokal ataupun luar negeri. Bekas jerawat saya sudah bersih 99% dan kini wajah saya tidak seoily dulu. Senang bukan kalau mendaki sesuatu lalu melihat indahnya apa yang kamu capai selama ini?
Ini Keadaan wajah saya beberapa hari yang lalu, jerawat dan bekasnya sudah hilang hampir 95%, masalah saya yang tersisa sekarang ini hanyalah pori2 besar sisa-sisa masa perang dengan jerawat yang butuh waktu lebih lama lagi untuk kembali ke kulit semula. Sudah dulu ya curcol cantiknya...
Sha




